Lyrics
Radio
Zodiac

5 Akusisi Termahal yang Pernah Dilakukan Oleh Facebook, Buset! Instagram Dibeli Dengan Duit "Segini"!

Posted On : Technology - idpelago | Feb 22, 2019

Facebook sepertinya sudah menjadi sesuatu yang sangat familiar bagi kalangan masyarakat Indonesia yang sudah melek internet. Menurut data dari Statistica, penguna aplikasi Facebook dari Indonesia pada bulan Mei 2016 saja telah mencapai angka 77,58 juta penguna. Peringkat Indonesia masih kalah dibandingkan dengan negara India, Amerika Serikat dan Brasil.



Untuk seluruh total pengguna Facebook diseluruh dunia diperkirakan ada sekitar 1,86 milyar jiwa menurut data yang dikeluarkan oleh Facebook.

Yang menjadi faktor pendukung dari begitu masifnya jumlah trafik yang mengunakan aplikasi Facebook dimana dapat disetarakan dengan 26% penduduk dunia ini adalah dikarenakan pembelian / akusisi yang dilakukan terhadap perusahaan yang memiliki potensi bagus.

Salah satu indikasi dari perusahaan berpotensi bagus adalah jumlah penggunanya yang memang sudah masif sebelum diakusisi oleh Facebook.

Berikut adalah 5 akusisi termahal yang sudah pernah dilakukan oleh kerajaan bisnis yang didirikan oleh Mark Zuckerberg:

1. Face.com ($ 100.000.000)



Face.com adalah perusahaan yang menyumbangkan teknologi pengenalan wajah di foto yang diunggah ke Facebook.

Sebelum dibeli oleh Facebook, Face.com yang berkantor di San Francisco dan Tel Aviv ini, mereka disokong oleh Yandex yang merupakan mesin pencari dari Rusia dan perusahaan pendanaan Rhodium.
Pembelian ini dilakukan pada bulan Juni 2012 atau sekitar sebulan setelah Facebook resmi melantai di bursa saham.

2. LiveRail ( $ 400.000.000 – 500.000.000)



LiveRail yang resmi menjadi salah satu anak perusahaan dari Facebook pada bulan Agustus 2014 merupakan perusahaan yang menjadi penghubung antara pembuat video dan pemasar dengan target pasar yang lebih akurat sesuai dengan kebutuhan si pembuat video maupun pemasar.


LiveRail memiliki beberapa keunggulan yang membuat Facebook tidak ragu-ragu untuk membelinya ketika itu.

Keunggulan pertama adalah mekanisme penawaran video yang berlangsung secara real time baik di platform mobile maupun di web. Real Time Bidding (RTB) milik LiveRail mampu mencari kemudian memberikan rekomendasi bagi para kliennya untuk mendapatkan peluang terbaik bagi mereka.

Selain RTB, LiveRail memiliki teknologi Checkpoint yang berfungsi untuk menyaring video-video yang memiliki konten seperti alkohol,tembakau dan konten terbatas lainnya supaya tidak sembarang diakses oleh anak-anak. Sistem manajemen data milik LiveRail juga memungkinkan mereka untuk memprediksi fluktuasi dari video di dalam inventori mereka yang selanjutnya membantu klien untuk menentukan konten seperti apakah yang dapat memberikan keuntungan yang lebih banyak lagi.

3. Instagram ( $ 1.000.000.000)



Instagram secara resmi menjadi bagian dari Facebook pada bulan April 2012 dan dengan nilai pembelian 1 milyar dolar, dan ketika itu menjadi pembelian termahal sepanjang sejarah berdirinya Facebook.

Saat dibeli, Instagram merupakan salah satu aplikasi terpopuler di platform iOS dengan jumlah pengguna mencapai 30 juta orang. Instagram juga membantu Facebook untuk semakin menancapkan kukunya di aplikasi mobile, yang menurut New York Times, masih belum banyak dikuasai oleh Facebook.

4. Oculus VR ( $ 2.000.000.000)



Perusahaan yang bergerak di bidang Virtual Reality (VR) ini dibeli oleh Facebook dengan melakukan pembayaran tunai sebesar $ 400 juta ditambah dengan 23,1 juta lembar saham Facebook yang saat itu bernilai $ 69,35 per lembarnya atau setara dengan $ 1.6 milyar.

Oculus sebagai yang terdepan di bidang VR telah berhasil menarik minat yang cukup serius dari pasar dengan 75.000 pesanan produk mereka yang bernama Oculus Rift.

Di Indonesia sendiri, Oculus Rift sudah mulai dikenalkan salah satunya pada saat berlangsungnya kegiatan Yogyakomtek pada bulan September 2016.

Untuk sekarang, dunia VR masih berada pada fase yang sangat awal dan masih berkutat di video game.Akan tetapi tentunya Facebook membeli Oculus karena melihat VR ke depannya akan berpotensi menjadi platform komunikasi selanjutnya.

5. WhatsApp ( $ 19.000.000.000)



Pembelian paling mahal Facebook sampai hari ini adalah WhatsApp. Aplikasi yang dikembangkan oleh Jan Koum ini dipinang Facebook dengan nilai $ 19 milyar. Angka ini setara dengan 22 juta kalinya pendapatan per kapita Indonesia. 19 milyar dolar juga berarti untuk setiap pengguna WhatsApp yang ada, mereka dihargai sekitar $40.

Sebelum dibeli oleh Facebook, WhatsApp menetapkan bayaran $ 1 untuk biaya berlangganan layanan mereka setiap tahunnya di negara-negara tertentu dan setelah akuisisi terjadi, biaya ini dihapuskan sama sekali sehingga layanan mereka menjadi tidak berbayar.

Menurut Forbes, pembelian WhatsApp bertujuan jangka panjangnya untuk mempersiapkan mereka dalam persaingan di bidang pengiriman uang. Ini ditandai juga dengan langkah Facebook merekrut CEO PayPal David Marcus, sebagai kepala dari Messaging Product.

Menarik ditunggu perusahaan apa lagi yang akan diakuisisi oleh Facebook untuk menjadi bagian dari kerajaan bisnis mereka di masa depan? Apakah itu di bidang energi dan pangan?

 1 Komentar  28
Login To Leave a Comment, Login Now
There are 1 replies
2019-01-12 14:13
idpelago
Posts: 116