Lyrics
Radio
Zodiac

Mau Terhindari dari Friendzone Gebetanmu? Kamu Wajib Baca yang Satu Ini, Guys!

Posted On : Relationship - idpelago | Apr 19, 2019

Pernah nggak kalian merasa suka terhadap seseorang, terus bisa semakin dekat dengan doi, terus bisa hangout bareng, bisa jadi teman curhat, pokoknya dalam hati sudah yakin banget kalau doi adalah the one-nya kamu. Lalu kamu mengumpulkan seluruh energi dan keberanian untuk mengungkapkan seluruh isi hati anda kepada doi dan di balas dengan "Maaf aku cuma nganggep kamu temen aja", "Jleb!" Rasanya kayak disayat-sayat hati ini!

Tenang... Tenang... , sebelum nasi menjadi bubur yang menjadi pertanyaan adalah apa yang harus anda lakukan agar anda tidak jatuh dalam jebakan Friendzone oleh gebetan anda? Jawabannya simple loh ternyata yaitu jangan jerumuskan dirimu ke dalam lembah gelap friendzone. Ketika anda hendak mendekati seseorang, anda harus sudah mengetahui taktiknya agar si doi tahu kalau memang berniat serius dengannya dan bukan berniat untuk menjadi seorang teman yang baik untuknya.

Nah yang perlu dicatat adalah jebakan Friendzone adalah jebakan yang relatif lebih mudah untuk di hindari, karena sekali anak terjebak di dalam Friendzone akan sangat sukar bagi anda untuk keluar dari zona tersebut! So, gimana sih caranya agar kita tidak terjebak di dalam Friendzone? Yuk simak!

1. Nyatakan Maksudmu Sejak Perjumpaan Pertama



Banyak orang menjadi takut atau malu untuk mengatakan yang sebenarnya mereka mau ketika mendekati gebetan. Orang-orang yang tidak berani menunjukan keinginannya untuk menjadi lebih dari sekedar teman saja, dipastikan akan jatuh ke dalam Friendzone.

Memang dengan berkata secara blak-blakan apa maksud anda tentu membuat anda canggung dan gugup, tapi sebenarnya anda tidak perlu melakukannya sefrontal itu, cukup dengan menyelipkan penjelasan-penjelasan yang mendukung niat anda seperti :

– Kamu tertarik dengannya

– Kamu memiliki beberapa pengalaman dalam memiliki hubungan dengan lawan jenis

– Kamu suka gebetanmu tersebut dalam konteks romantic

– Kamu ingin mengajaknya jalan ke tempat yang bagus dan romantis

Kalau kamu bisa menjelaskan hal-hal tersebut dalam percakapanmu, maka 80% gebetanmu itu bisa mengerti kalau kamu memang tertarik dengan mereka secara romantis. Tapi ingat, masih ada 20% persentase dimana hal-hal tak terduga bisa terjadi, contohnya gebetanmu tersebut super duper gak peka. Kalau itu, kamunya juga harus extra sabar, ya!

2. Jangan Bersikap Terlalu Baik



Ingat kata-kata horor lainnya selain “kamu cuma aku anggep temen”? Yap “Kamu terlalu baik untukku”. Gak, maksud kalimat ini bukan nyuruh kamu jadi penjahat yang merampok bank atau membuat kamu memiliki ambisi untuk menguasai dunia. Maksud dari kalimat ini adalah kamu terlalu baik dalam memperlakukan si doi, dan membuat si doi merasa sedikit kurang nyaman. Selain gak nyaman kalau seandainya gebetanmu itu ternyata tipe orang yang independent, maka ada kemungkinan kamu malah melukai pride-nya.

Nah, jadi apabila kamu mau doimu itu melihat kamu sebagai orang yang menarik, kamu gak seharusnya terlalu baik. Kamu boleh membantunya saat dia benar-benar butuh bantuan, tapi kalau doi masih bisa melakukan hal tersebut sendiri, maka biarkanlah si doi melakukannya.

3. Keluar Dari Friendzone



Kalau kamu sudah terlanjur terperosok ke dalam lembah gelap friendzone ini, kamu bisa mencoba keluar dengan cara mengetahui kenapa kamu bisa masuk ke dalam friendzone area ini.

Beberapa alasan kamu masuk ke dalam area friendzone ini adalah:

– Terlalu baik

– Tidak menunjukkan kamu menyukainya

– Gebetanmu sudah tertarik dengan seseorang

– Kamu tidak menarik untuknya (Yang ini sih bener-bener ngenes…)

Kalau kamu sudah mengetahui apa alasannya, kamu bisa mulai mengubah keadaan dengan melakukan cara sebaliknya. Tapi ingat, ya. Kebalikan dari “terlalu baik” itu bukan berarti kamu harus jadi jahat danmalah memperlakukannya dengan tidak baik atau jadi penjahat, ya. Yang harus kamu lakukan adalah hanya kurangi sedikit kadar keinginanmu yang berlebihan untuk membantu si doi.

4. Berhenti Ketika Sudah Tidak Worthed



Kalau kamu sudah merasa bahwa keluar dari friendzone sangat sulit dan lebih banyak merugikan daripada hasil yang di dapat, di situlah kamu harus sadar kalau di luar sana masih banyak orang lain yang ingin bersamamu.

Buka hati dan pandanganmu, agar kamu bisa melangkah maju dengan harapan yang baru.

5. Kenyataan Pahit



Sebenarnya dibalik dari kenyataan bahwa kamu di-friendzone oleh si doi itu ada makna pahit dibaliknya. Yap, ada kemungkinan kenapa mereka tidak menganggap perasaan kamu adalah karena gebetanmu itu sudah tertarik dengan seseorang yang lain.

Sekarang tinggal kembali kepada dirimu sendiri, guys. Apakah kamu ingin memperjuangkannya dan membuat gebetanmu itu berubah pikiran, atau menyerah den mencari yang lain? Semua keputusan ada di tanganmu.

Nah, jadi, apakah kamu siap untuk keluar dari lembah gelap friendzone? Atau kamu punya pengalaman seru soal keluar dari friendzone ini? Coba ceritakan di kolom komentar, ya!

 1 Komentar  26
Login To Leave a Comment, Login Now
There are 1 replies
2019-01-24 12:59-Updated : 2019-01-24 14:07
yudhistira
Posts: 0
Friendzoned