Lyrics
Radio
Zodiac

3 Cara Bijak yang Dapat Anda Gunakan Untuk Menghentikan Prilaku Anak yang Suka Berbohong

Posted On : Parenting - idpelago | Feb 13, 2019

Tahukah anda bahwa ada banyak sekali alasan yang menyebabkan seorang anak kecil dapat berbohong. Selama masa tumbuh kembangnya, adalah hal yang wjar bagi seorang anak kecil untuk berbohong, tetapi ini bukanlah menjadi alasan bagi anda untuk membiarkan prilaku ini terus berkembang. Tanpa pengarahan dan didikan yang tepat, kebiasaan buruk anak terhadap kebohongan akan terus melekat bahkan sampai ia beranjak dewasa.



Berbohong tentu saja merupakan prilaku yang tidak harus dicontoh dan prilaku itu sebaiknya dihindari dari anak-anak. Karena selain tidak baik, berbohong juga cenderung menjerumuskan anak pada perilaku buruk lainnya. Lantas, bagaimanakah cara bagi para orang tua untuk menyikapi prilaku anak yang suka berbohong?

Ini nih tips jitu untuk menghentikan kebiasaan anak yang suka berbohong

1. Mulai dari diri sendiri

Anda pasti sering mendengar pribahasa yang berbunyi "Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya?", Peribahasa ini sedikit mencerminkan bagaimana anak berkembang di bawah pengawasan kedua orang tuannya.

Apa yang dilakukan oleh kedua orangtuannya, itulah yang akan yang dipelajari dan dicontoh oleh anak kecil karena orang tua adalah orang terdekat mereka. Jadi jika orangtua terbiasa berkata jujur di rumah, maka secara tidak langsung anak juga akan mengikuti kebiasaan itu.

Jadi, meski Anda sebelumnya mungkin suka berbohong demi kebaikan (white lies), sebaiknya hentikan kebiasaan ini di depan anak karena apa pun alasannya bohong tetaplah perilaku buruk yang tidak pantas dicontoh. Jadilah panutan yang baik bagi buah hati Anda.

2. Jelaskan apa perbedanan antara kejujuran dan kebohongan

Wajar bagi anak-anak bila mereka belum memahami apa yang dimaksud dengan berkata jujur, karena mereka masih suka menggunakan imajinasinya untuk menyampaikan apa yang mereka pikirkan. Nah supaya si kecil tahu mana yang nyata dan tidak, Anda sebagai orang tua wajib menjelaskan apa perbedaan antara kejujuran dan kebohongan.

Anda harus membantu mengarahkan imajinasi anak anda agar ia dapat membedakan apakah cerita itu adalah harapan ataulah kenyataan. Disamping itu, beri tahu juga kepada anak anda bahwa berbohong bukanlah sikap yang patut dilakukan.

3. Beri apresiasi jika ia berkata jujur

Setelah anda menjelaskan apa perbedaan antara berkata jujur dan berkata bohong, dan juga anda telah mempraktekan bagaimana agar tidak berbohong. Maka langkah berikutnya adalah untuk membicarakan konsekuensi dari berbohong dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai orang tua, and harus menegaskan kepada anak anda bahwa berbohong itu bisa membuat orang lain tidak bisa mempercayai apa yang mereka ucapkan, dan hal itu juga akan membuat ia tidak disukai oleh lingkungannya.

Untuk mulai membiasakan anak berkata jujur, Anda bisa ajak anak Anda untuk bicara sesuai dengan keadaannya. Buat peraturan berupa hukuman jika anak ketahuan berbohong. Kemudian, untuk mendorong anak untuk berkata jujur beri apresiasi berupa pujian atau juga hadiah.

Login To Leave a Comment, Login Now
There are 0 replies

Be The First To Leave A Comment...