Search Anything :
  
Signup Now & Get a Free Backlink!
We can help you get more exposure!
Create Your Own Community
Rp 300 Triliun Kabur dari RI gara-gara Pernyataan PSBB, Ridwan Kamil Minta Anies Hati-hati
by idpelago 5 days ago
Rp 300 Triliun Kabur dari RI gara-gara Pernyataan PSBB, Ridwan Kamil Minta Anies Hati-hati

Pernyataan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil terkait rencana Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta menjadi sorotan.

Ridwan menerangkan, akibat pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal PSBB, harga saham gabungan (IHSG) terperosok.

Menurut Ridwan, kapitalisasi pasar berkurang hingga Rp 277 triliun.

Setelah Anies mengeluarkan pernyataan soal rencana PSBB di DKI Jakarta, Ridwan mengungkapkan dampaknya untuk investasi ekonomi.

“Hampir Rp 300 triliun lari gara-gara statment,” kata Emil sapaan akrab Gubernur Jabar itu.

“Memang dalam statment Covid ini ditunggu oleh siapapun, baik oleh masyarakat, pelaku ekonomi. Sehingga menjadi sebuah kehati-hatian bagi kita, agar setiap pernyataan ini dihitung secara baik. Kalau pun itu berita buruk, dipersiapkan sebuah proses sehingga tidak akan terjadi dinamika,” lanjut Emil.

Ridwan Kamil pun menyarankan supaya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berhati-hati mengumumkan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB) total.

Sebab, pengumuman kebijakan PSBB tersebut terbukti telah berdampak pada banyak hal, termasuk sektor perekoomian.

Emil, sapaan Ridwan Kamil menerangkan, bursa saham pun turut terdampak pengumuman PSBB total tersebut.

Harga saham gabungan (IHSG) terperosok. Kapitalisasi pasar berkurang hingga Rp 277 triliun, usai Anies mengeluarkan pernyataan.

“Hampir Rp 300 triliun lari gara-gara statment,” kata Emil.

“Memang dalam statment Covid ini ditunggu oleh siapapun, baik oleh masyarakat, pelaku ekonomi. Sehingga menjadi sebuah kehati-hatian bagi kita, agar setiap pernyataan ini dihitung secara baik. Kalau pun itu berita buruk, dipersiapkan sebuah proses sehingga tidak akan terjadi dinamika,” lanjut kang Emil.

Meminta Anies Berkonsultasi ke Pusat

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama wakilnya, Achmad Riza Patria, dalam konferensi pers penerapan kembali masa PSBB pada Rabu 9 September 2020.

Emil menyarankan Anies Baswedan berkonsultasi dengan pemerintah pusat terkait rencana PSBB total di DKI Jakarta.

Emil menilai, kebijakan DKI Jakarta sangat berdampak pada stabilitas nasional.

Oleh sebab itu, keputusan yang diambil Anies seharusnya dipertimbangkan secara matang.

“Saya menyampaikan kemarin karena Jakarta Ibu Kota negara, maka kebijakan Jakarta berdampak tak hanya regional tapi nasional,” ujar dia.

“Karena itu, saya mohon ke Pak Anies untuk konsultasikan dulu ke pemerintah pusat. Itu kesimpulan yang saya sampaikan. Setelah itu, kita tunggu saja apakah tanggalnya masih tetap,” kata Emil di Gedung DPRD Jabar, Jumat 11 September 2020.

Tawarkan Bantuan Terkait Rumah Sakit Penuh

Salah satu faktor di balik keputusan Anies menerapkan PSBB total adalah persoalan ketersediaan tempat tidur rumah sakit yang hampir penuh.

Menanggapi hal tersebut, Emil mempersilakan warga Jakarta yang positif Covid-19 mempergunakan rumah sakit di Jawa Barat.

Hal itu dilakukan Emil atas nama kemanusiaan.

“Saya tawarkan ke Pak Anies, kalau di Jakarta kewalahan, kami di Jabar yang kapasitasnya masih 40 persen menawarkan diri untuk menampung pasien Jakarta. Karena kalau sudah begini tidak ada batas-batas wilayah politik administratif. Kita punya semangat kemanusiaan yang sama,” kata Emil.

Ia mengatakan, dalam kondisi pandemi, semua warga negara harus bahu-membahu melawan Covid-19.

“Silakan dipergunakan atas nama kemanusiaan, kita harus kompak. Kurangi kompetisi, perbanyak sosialisasi karena kita NKRI,” kata Emil

Baca Juga :

1
Comments
Be First to Comment...