Search Anything :
  
Signup Now & Get a Free Backlink!
We can help you get more exposure!
Create Your Own Community
Presiden Jokowi Posting Ilustrasi Pria Salat Malah Banjir Kritikan, Ada Apa?
by idpelago 3 months ago
Presiden Jokowi Posting Ilustrasi Pria Salat Malah Banjir Kritikan, Ada Apa?

Presiden Joko Widodo mengunggah sebuah postingan gambar ilustrasi seorang pria sedang mengerjakan salat di akun resmi Twitternya. Melalui postingan itu Jokowi mengajak semua agar terus meningkat kedisplinan diri selama menghadapi pandemi Covid-19.

Namun siapa sangka, ternyata postingan gambar ilustrasi tersebut ternyata menuai kritikan dari netizen. Pasalnya banyak warganet yang berkomentar soal gambar ilustrasi salat yang diunggah oleh Presiden Jokowi itu salah kiblat.

Unggahan ilustrasi salat dengan caption "Kunci keberhasilan pengendalian penyebaran Covid-19 adalah kedisiplinan kita. Disiplin untuk mencuci tangan, menjaga jarak, mengenakan masker dan menghindari keramaian. Inilah yang tetap harus kita taati, terutama menjelang Idulfitri dan nanti pada saat Idulfitri," tulis keterangan ilustrasi yang diunggah di akun Twitter @jokowi.

Bukan pesan yang ingin disampaikan yang menjadi perhatian Netizen, malah justru banyak orang yang mengomentari ilustrasi orang salat itu sebagai salah kiblat. Ada pengguna yang menyebut gambar tersebut terlihat seperti tidak menghadap ke kiblat salat.

"Maaf pak, ini gambar orang lg sholatnya kok seperti tidak menghadap ke kiblat sholat ya, pak? Itu gambar sinar mataharinya pas dari kanan ke kiri, jadi gambar ini bisa jadi menghadap ke Selatan atau Utara, bukan begitu pak?" tulis warganet @Partai_Harimau.

Roy Surya, selaku pakar Telematika pun angkat bicara setelah postingan tersebut ramai diperbincangkan warganet. Roy pun menganalisa ilustrasi tersebut setelah diminta oleh banyak pengikutnya untuk memberikan komentarnya di Twitter.

"Meski ini bukan foto, tetapi memang ada yang aneh. Kalau sholat Dhuha, sinar dari Timur, hadap ke Utara. Kalau sholat Ashar, sinar dari Barat hadap ke Selatan," kata Roy Suryo lewat akun Twitternya @KRMTRoySuryo2.

Mantan politisi Partai Demokrat ini mengatakan analisa keduanya adalah ilustrasi salat ini tetap menghadap kiblat ke kabah di Makkah, namun kalau diteliti lebih lagi penampakan berupa cahaya yang masuk salat Isya atau Tahajud atau Subuh itu bukan karena matahari, melainkan lampu penerangan yang sangat kuat dari luar.

"Bisa juga salat Dhuha atau Ashar, tetapi yang bersangkutan yang digambar bukan di Indonesia. Itu tadi semua kalau kita abaikan jam dinding di atas. Jika seandainya jam tersebut tepat waktu dan tidak mati, maka tetap ada kemungkinan No. 2 (Sholat Ashar), berarti Kiblatnya ke Selatan, No. 3 (Tahajud, rada telat), Sinarnya Lampu Luar, No. 4 Bukan di Indonesia. AMBYAR," tulis Roy Suryo.

Baca Juga :

0
Comments
Be First to Comment...